Selasa, 04 Maret 2014

Hapus Buku HP-Autonomy

Belum lama berselang, raksasa komputer Amerika Hewlett Packard membeli perusahaan software di Inggris, Autonomy.

Akuisisi ini amat wajar dilakukan oleh perusahaan komputer, dimana dengan sinergi bersama sebuah perusahaan software, akan menimbulkan sinergi guna menghasilkan posisi pasar yg lebih baik.

Yang tidak wajar, adalah praktek akuntansi yang selama ini dilakukan oleh Autononomy. Pengakuan pendapatan yang tidak diijinkan menghasilkan salah saji pada pendapatan Autonomy sebesar 5,8 Milyard Dollar.

Mantan CEO HP, Meg Whitman, berupaya keras untuk membersihkan namanya karena akuisisi Autonomy
Dia bersikukuh bahwa informasi itu tidak pernah dibeberkan oleh pimpinan Autonomy, yaitu Lynch.

Namun demikian banyak orang seputar akuisisi tersebut berpendapat sebaliknya. Mereka merasa bahwa jumlah yang dibayarkan HP untuk akuisisi ini terlalu mahal, serta aksi ini tidak membawa manfaat yang besar bagi HP.

Pihak manajemen lama Autonomy tidak tinggal diam dan menggugat balik HP, karena mereka sudah merasa terbuka dengan pihak auditor dari HP dan pihak auditor mengkonfirmasikan bahwa tidak ada yang salah dengan catatan Autonomy. Pihak Autonomy menyalahkan HP yang terlalu agresif dalam menilai hasil akuisisi ini.

HP sudah mempersiapkan tim pengacara yang akan menuntut CEO dan CFO Autonomy dan Auditor yang melakukan audit yang pada proses akuisisi.(reuters)

Rabu, 12 Februari 2014

Performance Measurement

Sebuah rencana tentunya harus diimplementasi dan dievaluasi. Sebuah rencana membutuhkan performance, terlepas apakah itu sebuah rencana keuangan atau bukan.

Performance measurement merupakan mekanisme dalam perusahaan untuk mengukur keberhasilan dalam perencanaan dan implementasinya.

Performance yang positif dimulai dari perencanaan yang baik, yang SMART. SMART adalah kependekan dari Spesific, Measurable, Achievable, Relevant, Timelines. Perencanaan yang memiliki karakteristik seperti diatas akan lebih akurat pengukuran performancenya.

Dengan pendekatan SMART maka organisasi akan dapat mewujudkan strategi dan memonitornya, mengambil keputusan yg tepat dan cepat, berkomunikasi dan memotivasi manager, staff dan stakeholder yg lain.

Jumat, 31 Januari 2014

Ada "Lubang" Sebesar £ 5 juta pada Posisi Keuangan Speedyhire

Perusahaan penyewaan alat-alat berat Speedyhire, mengumumkan bahwa terdapat salah saji sebesar £5 juta pada laporan posisi keuangannya, yang berasal dari catatan-catatan keuangan dari cabang Dubai. Kejadian ini menyebabkan CEO Steve Corcoran mengundurkan diri.

Perubahan management atas operasi internasionalnya baru-baru ini mengungkapkan beberapa proses kontrol telah dilanggar yang menyebabkan terjadinya salah saji pada posisi keuangan didivisi internasionalnya.

Perusahaan harus menyajikan kembali posisi keuangan perusahaan selama 2 tahun berturut-turut, serta menonaktifkan direktur keuangan divisional dan memeriksa kembali beberapa management senior.

Walaupun dampak dari kejadian ini hanya sekitar 5 persen pada total revenue perusahaan, namun perusahaan harus menjelaskan masalah ini para kreditornya karena beberapa prakondisi yang mengikat pada perjanjian kredit.

Berita lebih lanjut dapat dibaca di www.telegraph.co.uk.

Rabu, 29 Januari 2014

Skandal akuntansi pada Diamond Foods

Pada awal Januari 2014, SEC menjatuhkan hukuman pada Diamond Food dan CEOnya Michael Mendez dalam kasus kecurangan (fraud) akuntansi setelah pemeriksaan selama 2 tahun atas beban bahan baku perusahaan.

Diamond Food adalah perusahaan yang bergerak pada produksi dan pemasaran makanan ringan seperti Kettle Chips, Pop Secret, dan Emerald Nuts. Pada saat kasus ini terjadi, Diamond Foods sedang dalam proses negosiasi untuk mengambil Pringles, yang akan membuatnya menjadi produsen makanan ringan terbesar kedua di Dunia.

Jina Choi dari SEC dalam pernyataannya menyebutkan bahwa Diamond Food telah menyesatkan para investor untuk percaya bahwa perusahaam telah secara terus menerus melampaui perkiraan laba dari analis Wall Street.

Dalam pembelaannya, pengacara dari bekas CEO Diamond Food menyatakan bahwa kliennya tidak bersalah, karena dia hanya mengikuti proses akuntansi yang telah lama berlaku dan telah di setujui oleh external auditor. (sebuah kantor akuntan "big 4")

Berita selengkapnya dapat dibaca di www.sfgate.com

Minggu, 05 Januari 2014

Bisnis dan Keuangan di Tahun 2014

Topik utama yang membayangi pembicaraan ekonomi diawal tahun 2014 adalah dampak dari pengurangan stimulus ekonomi dari negeri paman sam. Kebijakan yang dikenal sebagai "Tampering Off" berpotensi mengurangi likuiditas dunia, tidak terkecuali Indonesia.

Posisi keuangan Indonesia menjadi tidak menguntungkan karena pada saat yang bersamaan neraca berjalan mengalami defisit yang diakibatkan dari import BBM yang membengkak dan subsidi pemerintah terhadap BBM.

Perbankan dan industri keuangan menyikapi kelangkaan dana dengan menaikan suku bunga guna memperbesar penempatan dana pihak ke 3. Tingginya suku bunga pada akhirnya akan mempengaruhi suku bunga pinjaman dan kebijakan bank dalam penyaluran kredit.

Sisi positif dari tahun 2014 adalah pemilu. Seandainya pemilu ini berjalan lancar, maka akan jadi modal politik yang besar dan akan menambah keyakinan investor. Disisi lain liputan pemilu juga membawa berkah bagi beberapa sektor industri yang terkait.

Dunia usaha tidak perlu merisaukan kondisi ini selama mereka mampu menjaga kualitas investasi mereka dengan memperbaiki kinerja operasional dan menjaga hubungan investor yang transparan, akuntable, serta praktek tata kelola yang baik.

Selamat Tahun Baru 2014 dan mari kita songsong dengan optimisme yang tinggi.